KESENIAN BETAWI

Jalan-jalan ke Kampung Betawi
   

 

Jalan-jalan di dalam Jakarta? Situ pula yang dilihat mana ada asiknya? Itulah pikiran yang menghampiri kita selama ini, termasuk halohalo.co.id. Tapi sejumlah kawan bilang, “Situ Babakan di Jagakarsa menyodorkan suasana beda. Dijamin!”

Dari sanalah akhirnya petualangan dimula. Segeralah halohalo.co.id meluncur ke Situ Babakan yang terletak di Jagakarsa, Lenteng Agung. Dari arah Jakarta menuju Depok. Lokasinya ada di antara Kelurahan Jagakarsa dan Kelurahan Srengseng Sawah.

Awalnya kami cuma disambut sebuah situ atau danau yang cukup luas. “Hmm…not bad,” pikir saya. “Cukuplah untuk melemparkan stres ke sana.”

Semakin masuk ke dalam, semakin mempesonalah kampung Betawi ini. Rumah-rumah tempo dulu ala sinetron “Si Doel Anak Sekolahan” berderet di sana. Pepohonan semakin menghadirkan suasana Betawi. Aroma kerak telor yang meruap dari jajaran pedagang kaki lima menambah kental aroma Betawi kampung itu.

Rasanya tak tahan deh untuk melepas stres dengan duduk duduk di tepi danau sambil menikmati suguhan bir pletok (bukan bir yang diharamkan). Ini adalah minuman khas Betawi. Konon, minuman ini sudah lahir sejak jaman Belanda. Karena jaman dulu belum ada gelas beling, maka minuman ini dituangkannya ke gelas bambu dan menimbulkan bunyi khas “pletok”, begitu kira-kira.

Untuk teman bir pletok kami memesan sepiring kerak telor sembari melempar pancing. “Siapa tahu dapat ikan buat oleh-oleh,” pikir saya lagi.

Hari itu cerah sekali. Aroma tanah yang baru diguyur hujan pelan-pelan mengusir penat saya. Yang membuat kami terpesona, adalah daerah ini adalah surga untuk membuat foto.

Sebenarnya danau di kampung ini sudah ada sejak lama, namun baru tahun 1970-an dijadikan obyek rekreasi bagi penduduk setempat yang memang asli Betawi. Karena penduduknya asli Betawi itulah, maka kampung Babakan seluas 100 hektare itu oleh Pemda DKI dijadikan kampung wisata untuk melestarikan budaya Betawi.

Danau yang luasnya sekitar 65 hektare itu bersama kampung Babakan resmi dijadikan tempat tujuan wisata oleh Pemda DKI sejak enam tahun silam. Persis di tepi danau berdiri tiga bangunan rumah khas Betawi. Rumah yang didominasi kayu ini salah satunya untuk kantor pengelola kampung wisata ini.

Suasana yang tenang… membuat kami kerasan berlama-lama menikmati kilauan air danau. Setiap hari Sabtu dan Minggu di kampung ini juga ada hiburan khas kampung, yakni kelompok kesenian tradisional Betawi menggelar acaranya di panggung terbuka.

Ah, Jakarta ternyata tak cuma macet, asap kendaraan, dan makian supir metromini. Situ Babakan adalah warna lain dari Jakarta. Sejuk, tenang dan melenakan. Apalagi bila ditambah jus belimbing yang dipetik dari pohon-pohon di kampung ini. Benar-benar bikin kangen.

One Response to “KESENIAN BETAWI”

  1. hinnata Says:

    wiiiiihhhh…..jd gtu y kesenian betawi adanya!!!!!!!!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: